Beranda / Motor / Honda UC3: Motor Listrik Terbaru Honda yang Jauh Lebih “Proper” dari EM1 e:

Honda UC3: Motor Listrik Terbaru Honda yang Jauh Lebih “Proper” dari EM1 e:

Honda UC3

Bicara soal motor listrik Honda di pasar Asia Tenggara, banyak orang mungkin langsung teringat pada seri EM1 e:. Meskipun hadir dengan kualitas rapi dan pengoperasian yang halus khas pabrikan Jepang, jujur saja, banyak konsumen yang merasa motor tersebut lebih seperti proyek perkenalan atau “eksperimen” belaka.

Honda EM1 e: terasa sangat aman namun performanya tergolong biasa saja, dengan jarak tempuh yang cenderung terbatas untuk mobilitas harian yang dinamis. Singkatnya, motor itu masih terasa “nanggung” bagi mereka yang mencari kendaraan listrik (EV) fungsional. Namun, persepsi tersebut mulai bergeser sejak kehadiran Honda UC3.

Gebrakan Honda UC3: Partner Mobilitas Urban Sejati

Resmi diluncurkan di Thailand, Honda UC3 hadir sebagai jawaban atas kritik konsumen terhadap jajaran EV Honda sebelumnya. Disadur dari Greatbiker, skuter listrik ini diperkenalkan dengan konsep visioner bertajuk “Intelligent Urban Life Partner”.

Berbeda dengan pendahulunya, UC3 tidak lagi sekadar motor listrik kecil untuk jarak sangat pendek. Honda merancangnya sebagai kendaraan komuter yang matang secara teknologi, performa, maupun kenyamanan. Inilah motor yang diprediksi akan mengubah peta persaingan skuter listrik di kelas menengah ke atas.

Honda UC3

Performa yang Lebih Serius dan Bertenaga

Dari sisi teknis, spesifikasi Honda UC3 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Motor penggerak listrik barunya mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 6,0 kW dengan torsi instan 22 Nm. Angka ini cukup untuk memberikan akselerasi yang responsif di jalanan perkotaan tanpa gejala “lemah” saat melaju di tanjakan atau saat membawa beban.

Kecepatan maksimumnya mampu menembus angka 80 km/jam, sebuah peningkatan krusial dibandingkan model EM1 e:. Dengan kecepatan seperti ini, Honda UC3 lebih percaya diri saat harus menyalip atau melaju di jalan protokol yang lebih lebar.

Teknologi Baterai LFP: Durabilitas dan Jarak Tempuh Ekstra

Salah satu keunggulan utama Honda UC3 terletak pada jantung dayanya. Honda akhirnya beralih menggunakan baterai berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki durabilitas lebih baik dan siklus hidup lebih panjang dibandingkan material NMC standar.

Baterai ini telah lolos uji standar keselamatan UNR136 serta mengantongi sertifikasi IP67. Artinya, baterai ini tahan terhadap debu dan rendaman air, memberikan ketenangan ekstra saat berkendara di tengah cuaca hujan ekstrem. Berdasarkan standar pengujian WMTC, jarak tempuh Honda UC3 mencapai 122 km dalam sekali cas. Angka ini sangat masuk akal bagi pekerja kantoran yang memiliki jarak tempuh harian cukup jauh.

Honda UC3

Fleksibilitas Pengisian Daya (Charging)

Honda juga mengerti bahwa masalah utama pengguna EV adalah waktu pengisian daya. Honda UC3 menawarkan fleksibilitas melalui dua opsi pengisian:

  1. Charger Standar 450W: Mengisi daya dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 4 jam.
  2. Fast Charger 1.200W: Opsi ini secara signifikan memangkas waktu tunggu bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Rangkanya pun bukan hasil adaptasi dari motor bensin. Honda merancang frame khusus yang didesain untuk menopang bobot baterai secara presisi sehingga titik gravitasi tetap rendah (low center of gravity), menjaga kestabilan saat manuver tajam.

Fitur Modern dan Kapasitas Bagasi Luas

Fungsionalitas menjadi nilai jual utama UC3. Motor ini dilengkapi dengan fitur-fitur relevan seperti:

  • Layar TFT 5 Inci: Menampilkan navigasi dan informasi kendaraan dengan tajam.
  • Honda RoadSync: Memungkinkan integrasi smartphone dengan dasbor motor.
  • Reverse System: Memudahkan pengendara saat parkir di area sempit.
  • Smart Key & USB Type-C: Standar kenyamanan motor modern.

Satu hal yang paling diapresiasi adalah kapasitas U-Box (bagasi) yang sangat luas. Ini adalah koreksi besar dari kelemahan model-model sebelumnya, karena motor listrik harian seharusnya praktis dan mampu menampung helm atau tas kerja dengan mudah.

Desain Dewasa dan Harga

Secara visual, Honda UC3 terlihat lebih dewasa. Desain fastback body dengan horizontal lighting bar memberikan kesan mewah dan futuristis tanpa terlihat aneh atau berlebihan. Pilihan warnanya pun sangat elegan, mulai dari Graphite Black hingga Dawn Gold.

Di Thailand, motor ini dibanderol mulai dari 132.600 baht atau sekitar Rp71 jutaan. Meskipun harganya tergolong premium, paket performa dan fitur yang ditawarkan membuat Honda UC3 terasa seperti jawaban yang selama ini ditunggu-tunggu oleh para pencinta EV yang menginginkan kualitas Honda yang sebenarnya.

Tag: